INDNTITAS BUKU:
Judul : santri pilihan bunda
pengarang : salsyabila falensia
penerbit : cloudbooks publishing
tahun terbit : 2021
deskripsi fisik : 328 halaman, 21 cm
ISBN : 9786239660697
subjek : novel
bahasa : indonesia
bentuk karya : fiksi (tidak dijelaskan secara khusus)
KELEBIHAN:
Kelebihan novel santri pilihan bunda adalah dapat membuat pembacanya mengetahui arti dari sebuah hubungan bukan hanya hubungan antara suami istri, tetapi antara keluarga, saudara, sahabat, dan orang yang ada di sekitar kita. Dapat menuntun remaja perempuan zaman sekarang untuk hijrah ke jalan yang benar sesuai syariat Agama Islam. Bahasa novel santri pilihan bunda mudah sekali untuk dipahami, karena bahasanya merupakan bahasa yang populer dan gaul. Cover novel santri pilihan bunda juga sangat menarik dengan gambar kartun laki laki dan perempuan. Novel santri pilihan bunda memiliki cerita yang menyatukan semua perasaan, marah, sedih, bahagia, dan membuat pembacanya terkejut juga dengan alur cerita novel santri pilihan bunda.
KEKURANGAN:
Kekurangan novel santri pilihan bunda adalah beberapa kesalahan dalam penulisan kata yang dapat mengubah arti suatu kalimat dalam cerita ini dan penjelasan mengenai kehidupan beberapa tokoh dalam cerita ini masih kurang. gambar ilustrasi yang terdapat dalam buku ini sedikit, gambar yang tidak jelas dan masih bewarna hitam putih.
tokoh dan penokohan
• Aliza Shaqueena Iqala,
: gadis cantik pecinta batu es dan memiliki tubuh mungil dan bulu mata yang lentik dan sikapnya yang dingin.
• Kinaan Ozama El Fatih,
: sosok santri yang di pilihkan bunda untuk Aliza yang memiliki alis tebal, dengan pahatan wajah yang terbilang sempurna. Dengan sikap dermawan dan imam yang baik.
• Zero,
: tokoh antagonis yang selalu menganiaya Aliza.
• Zena,
: adik kandung dari Kinaan an sahabat dari Aliza. Yang suka berbohong.
Pada dasarnya novel ini menceritakan mengenai sebuah pernikahan yang terjadi atas perjodohan. Awalnya Aliza Shaqueena Iqala tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan menikah dengan seorang pemudah pilihan ibunya.
Pemuda yang dipilihkan oleh sang ibu adalah Kinaan Ozama El Fatih yang merupakan seorang santri yang sedang mondok di Pondok Pesantren kenamaan di kotanya.
Dari luar, Kinaan tidak terlalu buruk. Karena pemuda itu memiliki perawakan tinggi, dengan alis yang tebal dan pahatan wajah yang terbilang sempurna sebagai seorang pria.
Namun tetap saja, hal itu tidak membuat Aliza lantas langsung menerimanya sebagai suami. Aliza yang pada dasarnya memang memiliki karakter dingin dan cuek, tidak terlalu mudah untuk berhadapan dengan Kinaan yang juga memiliki karakter sedingin es dari luar.
Tapi siapa sangka, setelah menikah, sikap Kinaan berubah 180 derajat dan jauh berbeda dengan penampilannya yang dia perlihatkan selama ini. Karena Kinaan tiba tiba menjadi pria yang sangat lembut dan manja ketika berada di dekat Aliza.
Berbeda dengan Aliza yang cukup sulit menerima perjodohan mereka. Namun Kinaan justru menganggap Aliza sebagai seorang istri yang harus dia sayang dan lindungi.
Keduanya pun, terpaksa harus saling beradaptasi di awal awal pernikahannya, terlebih lagi baik Aliza dan Kinaan. Mereka sama sama memiliki sikap yang dingin.